Buku
yang di beri judul “Detik-Detik Yang Menentukan,
Jalan Panjang Indonesia Menuju Demokrasi” menguak
banyak informasi yang selama ini belum di ketahui oleh masyarakat
dan terkadang menjadi polemic baik di kalangan akademis, politisi
maupun masyarakat awam. Berbagai peristiwa, fakta –
fakta social, ekonomi politik, dan berbagai langkah kebijakan
yang di ambil B.J. Habibie selama masa pemerintahannya di
rangkumdalam empat bab yang di susun sebagaimana adanya. Buku
ini di luncurkan pada tanggal 21 September 2006 di Jakarta.
Catatan
buku ini di awali dengan prolog yang menggambarkan situasi
dan kemelut yang terjadi menjelang pergantian kepemimpinan
dari Presiden Soeharto ke B.J.Habibie, kala itu Wakil Presiden
RI. Prolog di tulis oleh tim editor yang di pilih B.J. Habibie.
Sementara, bagian pokok buku yakni Bab Satu hingga Bab Empat
di tulis sendiri oleh B.J. Habibie.
Pada
Bab I, B.J. Habibie menguraikan kejadian – kejadian
yang menentukan saat menjelang pengunduran diri Presiden Soeharto.
Di
Bab II, B.J Habibie memaparkan hal-hal penting yang terjadi
selama 100 hari pertama pemerintahannya.
Bab
III, menyuguhkan secara tematik hal – hal mendasar yang
di lakukan oleh B.J. Habibie pada masa pemerintahnnya. Hal
– hal penting yang di paparkan antara lain:
a. masalah pemilu dan sidang istimewa MPR
b. masalah perbankan dan ekonomi
c. masalah Timor – Timor
d. masalah otnomi daerah
e. tentang Pak Harto.
Bab
IV, memaparkan hal – hal penting yang terjadi pada 100
hari menjelang terpilihnya Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid.
Epilog
yang mengkahiri buku ini memaparkan analisis mendalam mengenai
berbagai krisis. Bagian yang di susun oleh tim editor, memuat
pula komentar sejumlah pengamat dan media massa tentang kinerja
B.J.Habibie.
Hal
lain yang menarik dari buku ini adalah di gunakannya pendekatan
– pendekatan non-konvensional oleh B.J.Habibie ketika
mengambil keputusan – keputusan pelik dalam menghadapi
krisis (pendekatan approximation, redudancy, relaksasi dan
seterusnya).